Karya Tulis Ilmiah Menara Siger Lampung Selatan

KARYA TULIS ILMIAH
(MENARA SIGER LAMPUNG SELATAN)
Diajukan Sebagai Tugas Kurikulum Bahasa Indonesia Tahun Pelajaran 2019/2020 





(LOGO)




DISUSUN OLEH
Nama NIS/NISN

1. Abdul Kodir
2. Anisa Nur Haliza 0316 / 0010129684
3. Bayu Setiawan 0345 / 0011548036



GURU PEMBIMBING
(Andre Setiawan, S.Pd)





MA WATHONIYAH ISLAMIYAH TITIWANGI

CANDIPURO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

TAHUN PELAJARAN 2019/2020





LEMBAR PENGESAHAN


Karya tulis yang berjudul “MENARA SIGER LAMPUNG SELATAN” telah disahkan dan disetujui pada :

Guru Pembimbing : ANDRE SETIAWAN, S.Pd.

Ketua Kelompok : ABDUL KODIR

Anggota : - ABDUL KODIR

- ANISA NURHALIZA

- BAYU SETIAWAN



Disetujui Oleh
Penguji 1                                                     Penguji 2



ISNAINI FARIHAH, S.Pd.I., M.Pd.            MUHAMMAD WAHIDIN, S.Pd.


Mengetahui
Kepala MA Wathoniyah Islamiyah Guru Pembimbing



AHMAD NADHIR, M.Pd. ANDRE SETIAWAN, S.Pd.

 
 
 
PERSEMBAHAN 
 
Karya tulis ini berjudul : “MENARA SIGER LAMPUNG SELATAN” 
Dipersembahkan kepada : 
  1. Bapak Ahmad Nadhir, M.Pd. selaku Kepala Sekolah dan Dewan Guru Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Titiwangi.
  2. Bapak Andre Setiawan, S.Pd selaku Pembimbing yang telah memberi arahan dan bimbingannya selama pembuatan karya tulis ini.
  3. Ayah dan Ibu tercinta yang telah memberikan kami dukungan baik berupa moral maupun material serta dorongan dan do’a sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan karya tulis ini.
  4. Rekan-rekan yang telah membantu dan telah memberikan saran-saran kepada penulis.




MOTTO

  • Berkelana mencari ilmu membuka jalan menuju surga
  • Ilmu adalah teman karib semasa bersendirian, sahabat dikala kesunyian
  • Hiduplah seolah engkau mati esok, belajarlah seolah engkau hidup selamanya
  • Dasar pada pendidikan adalah ilmu adab
  • Pendidikan adalah milik mereka yang mau belajar, mencari kebenaran, menemukan kekuatan, dan membawa perubahan




KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wr.wb.

Alhamdulillah rasa syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan karunia dan Rahmatny-Nya kepada kita, dan sholawat beserta salam kita tidak lupa kami persembahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman kebodohan menuju zaman dengan cahaya ilmu penetahuan seperti sekarang ini.

Dengan mengucap rasa syukur sedalam-dalamnya atas taufiq dan hidayah-Nya, sehingga penulis berhasil menyelesaikan karya tulis ini dengan judul “monumen siger lampung selatan”

Adapun maksud dan tujuan penulisan karya tulis ini adalah guna memenuhi persyaratan Ujian Nasional (UN) Tahun Ajaran 2019/2020 yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah dan supaya menambah wawasan dan pengetahuan tentang Monumen Siger Lampung Selatan.

Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu karya tulis ini, terutama kepada : 
  1. Bapak Ahmad Nadhir, M.Pd. selaku kepala MA WI Titiwangi
  2. Bapak Andre Setiawan, S.Pd selaku pembimbing
  3. Bapak dan Ibu Dewan Guru beserta staff MA WI Titiwangi
  4. Bapak dan Ibu (orangtua) Kami 
Penulis yakin didalam penulisan karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan, karena itulah bila ada kekurangan dengan segala kerendahan hati dan tangan terbuka penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk memperbaiki di dalam penulisan karya tulis ini.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb


Penulis




DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ................................................................................. i

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................... ii

HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................ iii

MOTTO ...................................................................................................... iv

KATA PENGANTAR ............................................................................... v

DAFTAR ISI .............................................................................................. vi

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang ................................................................................. 1

B. Rumusan masalah ............................................................................ 2

C. Tujuan dan manfaat penelitian ........................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN

A. Sejarah Berdirinya Menara Siger .................................................... 3

B. Fungsi dan Filosofi Menara Siger ................................................... 5

C. Fakta Mengenai Menara Siger ........................................................ 5

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan ..................................................................................... 9

B. Saran ............................................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 10




BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tak jauh dari Pelabuhan Bakauheni, berdiri megah sebuah bangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung. Bangunan ini berdiri menjulang pada ketinggian 110 meter di atas permukaan laut dan terletak tepat menghadap gerbang masuk Pelabuhan Bakauheni. Inilah landmark Provinsi Lampung sekaligus titik kilometer nol selatan Sumatera, yang dengan penuh kebanggaan diberi nama Menara Siger. Menara Siger diresmikan oleh Gubernur Sjahroedin Z.P. pada 30 April 2008.

Menara Siger yang terletak di Bukit Gamping, Bakauheni, Lampung Selatan, ini memiliki bentuk yang unik dengan sembilan kerucut berwarna kuning keemasan yang berderet memanjang. Bentuk ini mengadaptasi bentuk mahkota pengantin wanita (siger) dalam adat Lampung. Sedangkan, pucuknya yang berjumlah sembilan adalah simbolisasi sembilan bahasa yang ada dalam masyarakat Lampung. Kerucut pada bagian tengah berukuran lebih besar dan lebih tinggi yang menjadi puncak dari menara ini.

Arsitektur unik menara ini dibuat oleh Ir. H. Anshori Djausal M.T., arsitek asli Lampung. Konstruksi bangunan dibuat dengan tehnik khusus yang membuatnya tahan guncangan dan terpaan angin. Tehnik yang disebut ferrocement ini adalah sistem konstruksi dengan rangka mirip jejaring laba-laba yang kokoh. Ornamen interior dan eksterior bangunan banyak mengadaptasi bentuk-bentuk dalam motif kain tapis yang juga menjadi ciri khas masyarakat Lampung.

Jika kita menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni, menara ini akan terlihat dari kejauhan dan menjadi pertanda kita akan segera menginjakkan kaki di tanah Lampung. Sesampai di Bakauheni, tidak ada salahnya jika singgah sejenak di menara ini dan menikmati pemandangan indah pantai di ujung Sumatera. Jika kebetulan melintas di waktu subuh dan cuaca sedang cerah, Anda memiliki kesempatan untuk menikmati indahnya matahari terbit dari pelataran sebelah timur Menara Siger ini.



B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, penulis bisa rumuskan sebagai berikut :

  1. Bagaimana sejarah terbentuknya menara siger ?
  2. Apa fungsi dan filosofi dari menara siger ?
  3. Apa saja fakta mengenai menara siger ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah latar belakang, adapun tujuan dari pembahasan masalah dalam karya tulis ini adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai tugas kurikulum bahasa indonesia tahun pelajaran 2019/2020
  2. Agar pembaca mengetahui tentang sejarah menara siger
  3. Agar pembaca mengetahui fungsi dan filosofi dari menara siger
  4. Agar pembaca mengetahui fakta menara siger


Adapun manfaat dalam pembahasan masalah karya tulis ini adalah sebagai berikut :

  1. Menambah ilmu pengetahuan
  2. Menambah wawasan tetang menara siger







BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Berdirinya Menara Siger

Siger Lampung

Menara Siger adalah sebuah bangunan enam lantai yang digagas oleh Gubernur Lampung, Sjachroedin Z. P, untuk program kerja tahun 2005-2009. Anshori Djausal, M. T., seorang dosen Fakultas Teknik Universitas Lampung ( UNILA ) sekaligus arsitek asli Lampung yang menjadi perancang Menara Siger.



Tugu Siger atau sering disebut Menara Siger adalah project idealisme dari pemerintah Provinsi Lampung yang ingin membuat identitas daerah Propinsi Lampung, seperti Menara Eiffelnya paris, twin towernya malaysia, Monasnya Jakarta dan lain sebagainya. menara ini juga menjadi titik nol sumatra dibagian selatan.



Menara Siger ini diarsiteki oleh Ir. Anshori Djausal M.T. dengan menggunakan Teknik ferrocement dan dibangun mulai tahun 2005 di Bukit Gamping, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan tepatnya di bukit yang berada di sebelah kiri pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni dengan ketinggian 110 meter di atas permukaan laut. pada tanggal 30 April 2008, Menara siger diresmikan oleh Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P.



Menara ini memiliki luas 50 x 11 meter dengan tinggi mencapai 32 meter dan memiliki 6 lantai, dan juga Menara Siger ini dibangun dengan memperhatikan ciri khas Lampung. Di sekitar tugu dibangun ruang-ruang yang menampilkan budaya Lampung serta sarana-prasarana pariwisata. Sebagai tugu di ujung Pulau Sumatera, Menara Siger dilengkapi dengan tulisan penanda Titik Nol Pulau Sumatera. Menara Siger dengan warna emas itu dilengkapi ruangan tempat wisatawan melihat Pelabuhan Bakauheni serta keindahan panorama laut dan alam sekitarnya.



Siger adalah topi adat pengantin wanita Lampung. Menara Siger berupa bangunan berbentuk mahkota terdiri dari sembilan rangkaian yang melambangkan sembilan macam bahasa di Lampung. Menara Siger berwarna kuning dan merah, mewakili warna emas dari topi adat pengantin wanita. Bangunan ini juga berhiaskan ukiran corak kain tapis khas Lampung.



Bagunan akan berisi data asta gatra, yaitu trigatra mencakup letak geografis, demografis dan kekayaan sumber daya alam (SDA). Berikutnya panca gatra, yaitu berisi ideologi dan hankam. Dengan demikian para turis tidak perlu banyak bertanya.



Payung tiga warna (putih-kuning-merah) menandai puncak menara. Payung ini sebagai simbol tatanan sosial. Dalam bangunan utama Menara Siger Prasasti Kayu Are sebagai simbol pohon kehidupan. Menara Siger tidak hanya berbentuk sebuah fisik bagunan, tetapi mencerminkan budaya masyarakat dan identitas masyarakat Lampung sesuai dengan filosofi berpikir dan bertindak sesuai visi dan misi mewujudkan Lampung yang unggul dan bardaya saing.



B. Fungsi dan Filosofi Menara Siger
Fungsinya adalah sebagai Landmark Provinsi Lampung, seperti halnya New York dengan Patung Liberty, Jakarta dengan monas, dan Lampung dengan Menara Siger. Selain itu, pembangunan Menara Siger merupakan awal dari pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS), yaitu sebuah jembatan yang akan menjadi media transportasi penyeberangan darat antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Sebagai sebuah Landmark Provinsi Lampung, penampilan Menara Siger dirancang dengan beragam hal yang menjadi ciri khas Lampung. Misalnya saja topi berwarna kuning merupakan gambaran dari siger, yaitu mahkota adat wanita Lampung yang berwarna kuning emas. Selain itu, bangunan ini juga dihiasi lukisan corak tapis, kain khas Lampung. Menara Siger yang berhiaskan ukiran corak kain Tapis khas Lampung menjadi simbol yang mewakili kebudayaan dan falsafah tatanan masyarakat Lampung. Di antaranya "nemui nyimah" yang berarti berhati terbuka menerima tamu, nengah nyappur yang berarti suka berkenalan dan pandai bergaul.
Menara Siger sebagai ikon kebanggaan masyarakat Lampung memang tidak bisa di angap enteng, hal ini di sebabkan hingga saat ini Provinsi yang menjadi pintu gerbang penghubung Pulau Sumatra dan jawa ini baru memiliki ikon kebanggaan yang berskala nasional.

Sehingga di masyarakat Lampung sendiri, tentu saja keberadaan menara Siger menjadi sangat layak untuk di promosikan, menara Siger sangat berpotensi menjadi asset wisata kelas satu di wilayah lampung untuk menuju Visit Wilayah Lampung kedepan, agar di kenal oleh tamu tamu dari luar daerah maupun manca Negara.


C. Fakta Mengenai Menara Siger
Menara Siger adalah salah satu ikon yang ada di lampung, tepatnya Lampung Selatan. Berikut ini adalah fakta mengenai menara siger yang harus kita tahu, khususnya warga Lampung.

1. Memiliki Ketinggian 32 meter
Menara Siger memiliki ketinggian 32 meter yang berada di atas Bukit Gamping, bukit ini memiliki ketinggian 110 meter di atas permukaan laut. Menara siger yang dibangun tinggi dan juga berlokasi di tempat yang tinggi, akan nampak sangat jelas jika Menara Siger dilihat dari Pelabuhan Bakauheni.

2. Bangunan Tahan Gempa
Menara Siger yang merupakan ide Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, dan dengan bantuan rancangan arsitek Ir Anshori Djausal MT. Dalam pembangunan ini teknik pembangunan yang digunakan adalah sistem ferrocement, yang berarti bangunan ini diyakini mampu tahan terpaan angin dan guncangan gempa. Dalam pembangunan mahkota Siger tidak menggunakan semen curah cor, namun menggunakan jaringan kawat yang menyerupai jaring laba-laba yang fungsinya agar lebih ringan dan tetap kuat.

3. Titik Nol Sumatera
Jika Anda berjalan ke bawah dengan menuruni tangga Menara Siger, Anda akan menemukan tugu nol kilometer Sumatera. Dari tempat ini, Anda juga bisa tahu informasi seputar jarak, seperti jarak Bakauheni ke Banda Aceh mencapai 2.652 kilometer.

4. Bangunan dengan Berbagai Makna
Sesuai dengan namanya, menara dengan warna dominasi kuning dan merah ini memiliki bentuk menyerupai siger, yaitu mahkota adat pengantin wanita di Lampung. Mirip dengan yang ada di tanah Minang dimana disebut dengan nama suntiang.

Perbedaanya, siger memiliki jumlah tanduk atau pucuk kecil sebanyak tujuh buah. Menurut foklor setempat, tujuh pucuk di mahkotanya berasal dari tujuh gunung di Lampung yang menjadi tempat asal-usul leluhur atau nenek moyang masyarakat Lampung. Lokasi awal itu yang membuat masyarakatnya membentuk kelompok masing-masing.

Ada pula yang mengasumsikan asal-usul Mahkota Siger dikaitkan dengan Balaputra Dewa, Raja Sekala yang disebut Selopun. Yaitu sebuah daerah di Lampung yang menjadi rumah situs Batu Brak bekas pemukiman dari batu. Balaputra Dewa membuat siger sebagai miniatur Borobudur untuk istrinya Pramodya Wardhani, putri Samaratungga.

5. Pemandangan Yang Elok Dari Menara Siger
Jika Anda sudah berada di Menar Siger, Anda akan dibuai dengan angin sepoi yang berhembus yang semakin syahdu berpadu dengan cantiknya pemandangan Teluk Lampung dan Selat Sunda. Hadirnya gugusan kepulauan, kapal-kapal yang terlihat kecil juga makin memikat dan membuat betah menghabiskan waktu di sana.

6. Wisata Lampung yang Paling Dekat
Apabila Anda datang ke Lampung dengan kapal dan hanya memiliki waktu sebentar berada di sana, maka mengunjungi Menara Siger adalah pilihan tepat. Lokasi Menara Siger tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Bakauheni. Untuk menuju ke sana Anda bisa berjalan kaki sekitar setengah jam, atau menggunakan jasa ojek motor.




BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari data-data yang tersusun mengenai Menara Siger, dapat disimpulkan bahwa :

  • Menara Siger memiliki keistimewaan dan pesona keindahan yang bukan saja dari bentuk bangunan dan tata ruang, namun juga dari sisi sejarah dan filosofinya.
  • Menara Siger merupakan salah satu ikon yang ada di Lampung.
  • Menara Siger sebagai identitas Lampung

B. Saran

Setelah penulis berkunjung di Menara Siger ini, penulis mempunyai beberapa saran, yaitu sebagai berikut.

  • Pihak pengelola memanfaatkan area yang masih ada untuk menambahkan infrastruktur di Menara Siger
  • Pengunjung menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan di Menara Siger
  • Pemerintah sebaiknya merawat dan menambah infrastruktur di Menara Siger secara lengkap dan baik, karena keberadaannya cukup penting bagi warga masyarakat Lampung




DAFTAR PUSTAKA

http://renamurtiviananew.blogspot.com/2015/09/sejarah-berdirinya-menara-siger.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Menara_Siger

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/menara-siger-simbol-identitas-di-ujung-tenggara-lampung

https://travel.kompas.com/read/2019/05/22/060500027/7-fakta-menarik-tentang-menara-siger-ikon-provinsi-lampung?page=all

Posting Komentar untuk " Karya Tulis Ilmiah Menara Siger Lampung Selatan "

Berlangganan via Email